Van Ardi Priyantoko

  • Laki-laki
  • Sleman, Yogyakarta
Orang Ketiga

Orang Ketiga

Pergi.. Pergilah bersamanya Selamanya.. Dengan dia yang Kau Mau Berbahagialah dengannya disana.. Biarkan aku disini..

Rindu yang Mendesak

Rindu yang Mendesak

seberapa jauh kau dari sini ketika di sana, seberapa jauh warna helai kelopak bunga dengan pesona, seberapa jauh kini antara jejak dengan rasa sesak ketika kangen ini semakin mendesak.

Rasa Yang Menanti

Rasa Yang Menanti

Aku ingin bersamamu mentari Terpenjara dalam kidung pagi Membiaskan butiran-butiran embun Tepiskan bayangan kabut pekat semalam

Tirai Kenangan Pahit

Tirai Kenangan Pahit

Bila nanti hanya kudapat serpihan bayanganmu Ijinkan yang secebis itu kusimpan disisa umurku,

Pengantar Tidur Sang Bulan

Pengantar Tidur Sang Bulan

Mengutuk aku sampai mati. Dengan nafas terakhirku di ujung api. Sedih dan resah amarah. Isi kepalaku kini tertumpah.

Ayah Ajak Aku Ke Surga

Ayah Ajak Aku Ke Surga

Duhai lelaki sejati, Dimana kau yang kelak kan dipanggil kekasih Jika saatnya telah tiba, kau mengikrarkan janji suci di hadapan-Nya Yang disaksikan oleh seluruh penghuni langit Bertasbih dengan menyebut nama Tuhan-Nya

Kau Tiang, Aku Liang

Kau Tiang, Aku Liang

Kekal kukenang harum mawarmu Bertamu di sepertiga malam munajahku Antara tubuh pasiku dan derai waktu

Selamat Jalan Ayah

Selamat Jalan Ayah

Ayah Katamu aku suci Terlahir suci dari rahim suci Kau kata tentang harap suci Hendak menimang buah hati suci Dan menjaga sepenuh hati

Rindu Dalam diam

Rindu Dalam diam

Rindu dalam diam Ingin kutinggalkan Raga ini bisa Namun jiwa ini tak mampu Terkubur dalam namun membekas tak memudar

Mengapa Harus Cinta?

Mengapa Harus Cinta?

Mengapa harus Cinta?